Jumat, 27 April 2012

Sidikalang,SIRA :
Semua anak di dunia ini samadi hadapan Tuhan,apalagi untuk mendapat pendidikan bagi anak itu sendiri,dan tidak ada istilah hanya orang kaya yang mendapatpendidikan tapi semua orang,maupun itu ekonomi lemah termasu dari panti asuhan ini sebu putra Pakpak yang berasal dari Sumbul Pegagan itu.

Dengan melibatkan dua orang Rohaniawan, Anggota Komisi E. DPRD Provsu, Richard Eddy M. Lingga memberikan motivasi dan dorongan kepada sejumlah anak yang tinggal di UPT. Pelayanan Sosial Anak Wilayah Sidikalang, yang sebelumnya bernama Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang, Kamis malam (12/4).

Dua orang Rohaniawan masing – masing, Evangelis (Ev). Widodo Sagala untuk melayani anak Panti yang beragama Kristen, dan Ustad Ro’jiun untuk melayani anak yang beragama Muslim, yang sengaja didatangkan Richard untuk mendampinginya dalam memberikan Motivasi dan dorongan terhadap anak Panti, terutama anak panti yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN), yang adalam waktu dekat akan dilaksanakan.
Ev. Widodo dalam kotbahnya yang diambil dari Nats Alkitab, Ulangan 6 ; 4 – 9 yang intinya, diajarkan untuk turun temurun agar, pada waktu duduk, berjalan, tidur, dan bangun tidur, hendaknya firman Tuhan selalu diajarkan.
Sementara itu, Richard Lingga dalam sambutannya mengatakan semua anak di dunia sama yakni, berhak untuk cerdas dan menjadi pemimpin, oleh sebab itu anak - anak yang tinggal di Panti itu, tidak boleh hilang semangat, jangan terlalu rendah diri atau minder, dan harus yakin ,” anak panti juga adalah anak Tuhan, sehingga kita harus membuktikan diri bahwa semua anak panti, mampu menyenangkan hati Tuhan”,
Untuk itu Richard mengajak, agar anak panti selalu belajar, dan harus jadi juara dikelas, karena menurutnya, dengan kecerdasan setiap orang akan bisa mandiri dan berguna bagi banyak orang, dan untuk meraih keberhasilan, setiap anak harus menhormati waktu, hormat kepada orangtua, Guru, dan memiliki sifat kasih, “ bila ketiga hal tadi dapat diterapkan dalam keseharian kita, maka keberhasilan, dan dicintai semua orang akan dapat dirasakan, intinya semua orang sama di mata Tuhan karenanya semua orang termasuk anak yang tinggal di Panti ini, berhak untuk hidup bahagia dan sukses”, jelas Richad
Kepala UPT. Pelayanan Sosial Wilayah Sidikalang, melalui salah seorang stafnya, Firma Manik dalam sambutannya menyampaikan, rasa terimaksih dan rasa harunya terhadap kepedulian Richard terhadap anak binaan Panti tersebut, terutama kepedulian Anggota DPRD Provsu itu, terhadap Pendidikan yang menurutnya baru pertamakali seorang anggota Dewan yang sengaja berkunjung ke Panti itu, khusus memberikan Motivasi, melalui siraman rohani yang disampaikan Rohaniawan yang sengaja didatangkan, khusus untuk memberangkatkan Anak – anak panti, dalam menghadapi ujian Nasional (UN). (Robs)
Keterangan foto : Anggota DPRD Provsu, Richard Eddy M. Lingga,SE Putra Pakpak kelahiran sumbul pegagan  foto bersama dengan Anak Panti Asuhan yang akan menghadapi UN, di UPT. Pelayanan Sosial Wilayah Sidikalang, Stadion Lama Sidikalang, Kamis (12/4). (foto dok.SIRA/R.Simbolon.


Singkil Utara Butuh Jalur Evakuasi Bencana

Aceh Singkil,SIRA :
Warga Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, meminta Pemkab setempat, membangun jalur evakuasi bencana. Selama ini, bila terjadi gempa besar diikuti peringatan tsunami, warga mengungsi ke Gunung Meriah, menggunakan jalan utama Singkil-Subulussalam yang berada di garis pantai.
Kondisi tersebut dinilai berbahaya, lantaran waktu tempuh yang dibutuhkan mencapai 30 menit, bila ditambah dengan pergeseran warga dari titik terjauh menghabiskan waktu 45 menit. Sehingga sebelum sampai ke lokasi aman, warga masih berada sekitar Gosong Telaga yang berdekatan dengan pantai.

Andi Indra, penduduk Ketapang Indah, Singkil Utara, Minggu (15/4) mengatakan, jalur evakuasi sangat dibutuhkan mengingat wilayah Singkil Utara berada dekat pantai. Berkaca pada gempa 11 April lalu, warga Singkil Utara, terpaksa eksodus ke Gunung Meriah, melewati jalan utama Singkil-Subulussalam, padahal di sekitar Gosong Telaga jaraknya dengan laut sangat dekat“Sebetulnya waktu gempa lalu, kita lari melewati arah salah. Lantaran jalan yang kita lewati malah makin mendekat ke laut,” kata Indra.
Jalur evakuasi yang baik bila terjadi gempa berpotensi tsunami, warga Singkil Utara dapat menuju Gunung Meriah, melalui belakang GOR Ketapang Indah. Sayangnya jembatan penghubung jalan yang masuk dalam HGU PT Nafasindo itu, masih darurat sulit dilewati. “Kami berharap pemerintah memperbaiki jembatan serta jalan untuk evakuasi warga Singkil Utara menuju Gunung Meriah, dari belakang GOR. Jangan lagi mengungsi melalui jalan utama,” ujar Supar, penduduk Singkil Utara (si)

Ruas Jalan Dalam Kota Sidikalang Rusak Parah Dan Berlubang - lubang

Sidikalang ,SIRA :
Jalan berlubang menjadi hal biasa yang sering kita jumpai di Kabupaten Dairi, terutama jalan yang ada didalam kota Sidikalang yang juga Ibu kota Kabupaten Dairi, yang saat ini kondisinya semakin parah, jalan berlubang tersebar hampir di seluruh ruas jalan kota misalnya, Jalan Gereja, Pemuda, Sentosa menuju Perumnas Kalsim, Kemiri, Tembakau, Sakti, Dairi, FL. Tobing, Pemuda, Pandu, Sudirman, Pakpak, dan sejumlah ruas jalan lainnya.
Berdasarkan pantauan SIRA Kamis (19/4) kerusakan terparah terlihat di ruas Jalan Sentosa menuju Perumnas Saimbara Permai, mulai dari turunan Gereja GKII hingga masuk Perumnas yang terletak di dalam Kota Sidikalang itu, sudah cukup parah, kerusakan juga terlihat pada jalan Pandu menuju Kantor Dinas Pendidikan, Pertambangan, Kesehatan, apabila musin penghunjan, disejumlah titik selalu digenangi air hingga mirip dengan kolam ikan. Saut Kudadiri (43), salah seorang warga Perumnas Simbara Permai Sidikalang mengatakan, kondisi jalan Perumnas itu sudah lebih satu tahun, meski diakui jalan tersebut sudah pernah diperbaiki, namun beberapa hari kemudian jalan tersebut kembali rusak dan berlobang, ““Saya juga heran, ini aspalnya yang jelek atau bagaimana, setiap kali diperbaiki, paling lama satu bulan, bahkan masih hitungan hari, setelah itu rusak lagi,” tuturnya.
Dikatakannya, selain membuat perjalanan tidak nyaman, lubang pada jalan yang rusak sering kali menjadi jebakan bagi pengendara ketika hujan, sehingga pengendara tidak dapat membedakan mana jalan yang berlubang mana yang tidak, hingga akhirnya banyak yang terjatuh.
Menurut sejumlah kalangan di Sidikalang, kondisi jalan di Kota Sidikalang itu, sudah lama berlangsung, dan mereka menilai kerusakan jalan khususnya yang ada di Kota Sidikalang itu, akibat ketidak profesionalan pihak Rekanan, maupun lemahnya Pengawasan yang dilakukan Pemerintah, maupun instansi terkait, yang sebelumnya mengerjakan jalan – jalan tersebut.
Seperti yang disampikan Ketua Lembaga Investigasi Penyelamatan Asset Negara (LIPAN – RI), Kabupaten Dairi /Pakpak Bharat, Kamiluddin Maha, BBA yang dihubungi Batak Pos di Ruang kerjanya, Kamis (19/4), “Saya menilai, kerusakan jalan di sejumlah ruas jalan di kota Sidikalang ini akibat, ketidak profesionalan pihak rekanan, dan lemahnya pengawasan yang dilakukan pemerintah, saat melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan jalan”, tegas Kamiluddin. Menurut Kamiluddin, hal itu dapat terjadi akibat adanya dugaan persekongkolan antara instansi terkait, dengan pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan sehingga, fungsi pengawasan mandul, semetara pihak Inspektorat Kabupaten Dairi, selaku pengawas penggunaan anggaran tidak jauh beda dengan instansi pengguna anggaran.
Plt. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Dairi, Ir. Jisler Lumbanbatu, yang dihubungi SIRA di ruangannya mengungkapkan, kerusakan jalan di ibu kota Kabupaten Dairi itu, tidak melulu kesalahan rekanan, dan kuranya pengawasan, akan tetapi akibat minimnya anggaran atau Dana yang ditampung pada APBD Kabupaten Dairi, ungkap Jisler. (Robs)

Cukong Kuasai Ratusan Hektare Tanah di Subulussalam

Subulusalam,SIRA -
Ketua LSM Berkah Subulussalam, Syahril Tinambunan, mensinyalir sejumlah cukong tanah menguasai 600 hektare lahan perkebunan di Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam tanpa memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) dari pemerintah setempat. Kenyataan itu terungkap saat pihaknya melakukan

mediasi terkait sengketa lahan di daerah tersebut, beberapa waktu lalu. 
Syahril mengatakan, penguasaan lahan secara besar-besaran sangat merugikan masyarakat dan terkesan mengabaikan peraturan pemerintah maupun UU. Pemerintah, katanya, kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebab lahan yang dikelola tanpa dilengkapi perizinan yang berlaku. Karenanya, Syahril mengisingatkan pemerintah Kota Subulussalam maupun pihak terkait lainnya turun tangan dan mengambil tindakan tegas. 
“Tanah yang digarap sudah ratusan hektare tapi tidak ada izin perkebunan ini jelas merugikan daerah,” kata Syahril dalam siaran pers yang dikirim kepada Serambi, Kamis (12/4).
Kasus serupa sebenarnya sudah pernah disoroti Netap Ginting Subulussalam ketika masih menjabat ketua Komisi B DPRK Subulussalam. Netap mengaku mendapat informasi terkait dugaan jual beli tanah Negara di Kecamatan Longkib dan Runding oleh cukong yang berasal dari Sumatera Utara seperti Dairi, Tanah Karo, Langkat, Binjai dan Medan. 
Para cukong tersebut menurut Netap menguasai lahan negara dengan modus operandinya menjadikan masyarakat sebagai tameng. Caranya, kata Netap, masyarakat ramai-ramai membuka lahan kosong antara dua hingga empat hektar. Kemudian, dikeluarkan Surat Pernyataan Penguasaan Pisik Tanah (SPPT) sehingga dianggap legal. 
Selanjutnya, lahan yang telah diimas tumbang, kata Netap diganti rugi oleh cukong dan melengkapi dengan surat ganti rugi lahan. Ganti rugi lahan yang diterima oleh masyarakat ini menurut Netap tidak lah besar yakni sekitar Rp 2 juta per hektar.
Tidak hanya itu, permainan, menurut Netap berlanjut dalam proses pembuatan surat kepemilikan lahan terkait. Sebab, sesuai aturan apabila seseorang menguasai lahan perkebunan di atas 25 hektar maka harus melengkapi dokumen seperti Izin Lokasi (IL) Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan Hak Guna Usaha (HGU) dan lain-lain. Karenanya, untuk menghindari hal tersebut, para cukong memecah-mecah surat terkait masing-masing sepuluh hektar per orang. “Jadi lahan yang luasnya 100-200 hektar itu dalam surat pemiliknya dibuat beberapa orang (dipecah-red), satu orang misalnya sepuluh atau 15 hektar padahal masih dalam kelaurganya bisa saja istri anak atau keluarga lain. Ini dilakukan untuk menghindari pajak dan perizinan lain,” terang Netap.(siol)

Resoalon L.Gaol Anggota DPRD Dairi Beri Bantuan 2 Orang Penderita Lumpuh

Sidikalang ,SIRA :
Dua orang penderita lumpuh asal Desa Lae Pangaroan Kecamatan Silama Punggapungga Kabupaten Dairi yakni, Sahat Lumbangaol (32), dan LL Br Sinaga (60), butuh perhatian pemerintah, karena kondisinya sangat memprihatinkan.

Sahat yang tinggal bersama tantenya (adik kandung ibunya), LL.Br Sinaga,yang juga menderita penyakit lumpuh itu, sudah sepuluh tahun menderita Lumpuh, dan tinggal bersama dengan tantenya, di sebuah Gubuk reot, lantai tanah dan tanpa penerangan, sementara kondisi kedua kakinya semakin mengecil, dan hanya bisa duduk dan tidur, dan untuk dapat bertahan hidup, keduanya hanya mengharapkan belas kasihan masyarakat dan family.

“Sahat dan tantenya br Sinaga juga merupakan bagian dari Rakyat Indonesia, yang juga berhak untuk mendapatkan hidup yang layak, hingga perlu mendapat perhatian dari Pemerintah”, ungkap Resoalon Lumbangaol, uasai menyerahkan bantuan satu Kursi Roda, sejumlah beras dan Ikan kering kepada kedua orang penderita lumpuh itu, Rabu (18/4), di Kantor DPRD Dairi, Jalan Sisingamangaraja Sidikalang.
Resoalon yang juga Anggota DPRD Dairi itu mengatakan, dalam kesehariannya, keduanya hidup berbekal bantuan sandang pangan dari keluarga terdekat dan juga tetangga, mereka hidup di rumah gubuk beralas tanah, tanpa listrik dan air bersih, “karena itulah berbekal informasi yang kita terima dari masyarakat, dan rasa kepedulian, saya bersama istri, sengaja mendatangi rumah tempat berteduh Sahat dan tantenya sekedar memberikan bantuan guna meringankan penderitaan mereka”, kata Resoalon.
Diuraikannya, pertama kali mendengar informasi tentang keadaan Sahat dan Tantenya itu, hatinya sedih, hingga dengan kemampuan yang ada, Resoalon berupaya mengajak sejumlah keluarga Toga Marbun, dan keluarga Naipospos Kabupaten Dairi untuk peduli, “sebelumnya, kita juga sudah pernah membawa Sahat berobat selama tiga minggu di RSUD Sidikalang dan menjalani perawatan intensif selama sebulan di rumah sakit Adam Malik Medan, namun dokter yang menanganinya mengatakan, bahwa Sahat tidak dapat lagi disembuhkan”, ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Resoalon yang juga didampingi rekannya anggota DPRD Dairi, Saut Martua Ujung mengetuk pintu hati para dermawan, seluruh pomparan Toga Marbun, dan Toga Naipospos dimanapun berada, agar sudi kiranya untuk membantu kedua orang penderita lumpuh itu, terutama perhatian dari Pemerintah Dairi, Provsu, maupun Pemerintah Pusat, bahkan secara pribadi, Resoalon berkenan membuka Dompet Peduli untuk Sahat dan Boru Sinaga, dan siapapun yang berkenan untuk mengulurkan kasih.Dan Resoalon siap di call di nomor pribadinya 081362157676, “demi kemanusiaan, dengan segala upaya, saya bersama PDIP akan melakukan tindakan nyata, sebab PDI Perjuangan memang miliknya wong cilik”, tandasnya.(Robs)
Keterangan foto :Dua orang penderita lumpuh asal Desa Lae Pangaroan, Sahat Lumbangaol bersama Tantenya (adik ibunya), LL br Sinaga di gubuk berlantai tanah dan tanpa penerangan listrik, Rabu (18/4), foto dok.SIRA/R.Simbolon.

Dua Siswa Terpaksa Ujian di Polsek Simpang Kiri

Subulusalam,SIRA :
Sebanyak 1910 siswa SLTA/SMK/MA di Kota Subulussalam mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (16/4) yang berlangsung pada 15 sekolah.
Namun dua siswa bernama Jusandi Manik dan Dona Syahputra Bancin, terpaksa harus mengikuti ujian Nasional (UN) di Mapolsek Simpang Kiri, karena terlibat kasus yang saat ini sedang menjalani proses.



Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kota Subulussalam, Asmial kepada wartawan membenarkan dua siswa di sana harus menjalani ujian nasional di tahanan karena terlibat kasus hukum. Untuk tahun ini, kata Asmial, sebanyak 1710 siswa yang berasal dari 15 sekolah negeri dan swasta, ikut UN. Dua siswa terpaksa ujian di Mapolsek karena terlibat kasus. Wakil Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang didampingi Kadisdikbudpora Nurhayat, hari pertama UN langsung meninjau ke sekolah-sekolah. Walikota mengingatkan siswa untuk telaten dan tidak berbuat curang dalam menjawab soal-soal UN.
Sementara Kapolres Aceh Singkil AKBP Bambang Syafrianto yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Simpang Kiri AKP Rahman Manurung, berkait kasus dua siswa itu menjelaskan mereka diberikan ikut UN secara khusus di Mapolsek dan mendapat pendampingan. (siol)
Keterangan foto :Dua siswa SMA, Jusandi Manik dan Dona Syahputra Bancin, terpaksa harus mengikuti ujian Nasional (UN) di ruang Kapolsek Simpang Kiri, Senin (16/4) .

Kepala BKPPD Dairi Ajak Peserta Diklat Prajabatan CPNS Tanam Pohon

Sidikalang,SIRA
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Dairi Drs. Japaet Sigalingging mengajak, para peserta Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Prajabatan CPNS Kabupaten Dairi untuk, melestarikan lingkungan dengan menanam sejumlah pohon disepanjang jalan protokol jalan Sidikalang-Medan Panji, Selasa (10/4).



Menurut Sigalingging, kegiatan penanaman pohon dengan melibatkan para peserta Diklat Prajabatan CPNS itu, sebagai bentuk pengenalan pelestarian lingkungan yang rapi dan nyaman kepada para CPNS,“Kita ingin para CPNS mengerti dan memahami pentingnya kelestarian lingkungan dengan salah satu contoh menanam pohon, juga merawatnya sehingga kelak berguna bagi kelangsungan hidup anak-cucu”, ujar Sigalingging.
Diharapkannya, kegiatan yang sama yakni penanaman pohon itu, juga akan dilakauan seluruh peserta Diklat berikutnya yaitu CPNS Golongan III, “Kita juga berharap nanti saat para CPNS golongan III mengikuti Prajab, bisa berbuat hal yang sama, terkait penataan lingkungan, sehingga kelak menjadi kenangan bagi mereka,” harapnya
Direncanakan, titik penataan taman kota yang akan dikerjakan berikut akan dipusatkan di depan kantor Bupati Dairi, sehingga menjadikan kesan bahwa Kantor bupati Dairi sebagai wajahnya pemerintahan Kab. Dairi terlihat nyaman dan Asri sebagai pusat berlangsungnya aktifitas pemerintahan setiap harinya.
Menurut Sigalingging, selain melibatkan peserta Diklat, kegiatan penanaman Pohon itu juga melibatkan sejumlah Kabid dan Kasi BKPPD seperti, Kabid Diklat BKPPD, T. Manihuruk, Rikson Sihombing Staf BKPPD dan Buha Pasaribu, serta sejumlah aparatur Badan kepegawaian, sehingga kesan diklat Prajabatan itu, tidak monoton, dan membosankan dengan metode pelatihan seperti tahun – tahun lalu, yang dominan tinggal di asrama atau penginapan saja.
Japaet Sigalingging yang dihubungi SIRA usai melepas peserta untuk melakukan penanaman mengaku, bahwa kegiatan serupa, juga telah dilaksanakan pada saat peserta Diklat Prajabatan CPNS yang diikuti sebanyak 56 orang peserta pada Gelombang II golongan II, Diklat Prajabatan CPNS tahun 2012, yang dibagi dalam tiga kelompok secara menyebar menanam pohon di titik yang sudah ditentukan sebelumnya.(Robs)

Keterangan foto :Kepala BKPPD Kab. Dairi Drs. Japaet Sigalingging (2 kiri) menyerahkan secara simbolis pohon untuk ditanam para peserta Diklat CPNS di sepanjang jalan protokol jalan Sidikalang-Medan Panji, Selasa (10/4), (Foto dok.SIRA . R.Simbolon.)

Gadis Dibawah Umur Disekap Dan Diperkosa Dalam Kamar Hotel

Sidikalang ,SIRA :
Dengan iming-iming akan diberikan pekerjaan, seorang gadis berusia 17 tahun diperkosa dan disekap satu malam oleh seorang pria berusia 32 tahun di salah satu penginapan, yang ada di Jalan Sidikalang -Medan, Panji Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, Minggu (8/4).
Kejadian bermula saat korban sebut saja Ayu (nama samaran), warga Desa Tualang II Kecamatan Tigalingga diberangkatkan oleh Ibunya bersama tersangka (tsk), berinisial PFNS (32), yang menjajnjikan dapat memberikan pekerjaan kepada korban di Perusahaan, tempat tsk PFNS bekerja, dan sebelum berangkat, ibu korban menyerahkan uang sebanyak Rp.200.000, kepada tsk yakni untuk uang administrasi.

Sesampai di Sidikalang, dengan alasan hari sudah sore, dan kantor perusahaan sudah tutup, sekitar pukul 19.00 Wib, tsk PFNS mengajak korban Ayu untuk menginap disalah satu penginapan di Panji, dan dengan berpura – pura mengantar korban kedalam kamar penginapan, malah Ayu gadis lugu yang masih di bawah umur itu, dipaksa untuk melakukan hubungan badan dan diperkosa oleh tsk, dan sekitar pukul 20.00 wib, tsk meninggalkan korban di dalam kamar dengan mengunci pintu dari luar.

Pagi harinya, Senin (9/4) sekitar pukul 08.00 Wib, saat karyawan penginapan hendak membersihkan kamar, ternyata kamar yang digunakan tsk masih terkunci, dan dari dalam kamar terdengar suara tangisan, dan setelah dibuka dengan kunci serap, ternyata korban Ayu masih berada di dalam sedang menangis, dan menceritakan kejadian yang menimpa dirinya kepada karyawan Penginapan.
Kapolres Dairi, melalui Kasat Rekrim Polres Dairi, AKP. Demak Ompusunggu, SH, M.Hum yang dihubungi Batak Pos di Mapolres Dairi, membenarkan kejadian pemerkosaan tersebut, “setelah kita menerima laporan pemerkosaan yang dilaporkan oleh korban bersama ibunya, Senin (9/4), kita langsung menindaklanjuti laporan itu, dan pada hari itu juga, sekitar pukul 21.00 Wib, dari Kilometer dua jalan Tigalingga, kita berhasil menciduk tsk, yang diketahui berinisial PFNS, warga Bakkal Kecamatan Tigalaingga”, jelas Demak, Rabu (11/4)
Demak didampingi Kasubag Humas Polres Dairi, AKP LImbong dan seorang penyidik yang menangani kasus pemerkosaan itu, Bripda. Betri Susi Elfina menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap tsk yang saat ini berada di tahanan Polres Dairi itu, tsk mengakui seluruh perbuatannya, dan akibat perbuatannya, tsk PFNS dikenakan UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak, karena memang korban masih di bawah umur. (Robs)

Keterangan foto :Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP. Demak Ompusunggu, SH, M.Hum didampingi penyidik yang menangani kasus pemerkosaan. Dan  Bripda Betri Susi Elfina, memberikan penjelasan terkait kasus pemerkosaan  di Mapolres Dairi, Rabu (11/4) Foto dok.SIRA/ Robinson Simbolon 

Seluruh Kegiatan Yang Dilaksanakan Siswa Itu Merupakan Kretivitas

Sidikalang ,SIRA :
Terkait dengan sejumlah pungutan yang dilakukan pihak Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap siswa SMA Negeri 1 Sidikalang, untuk mendukung sejumlah kegiatan siswa di Sekolah tersebut, Komisi C DPRD Kabupaten Dairi, melakukan klarifikasi kepada pihak Sekolah dan pengurus Komite SMA Negeri 1 Sidikalang, (10/4). Rombongan Komisi C DPRD Dairi yang dipimpin Ketuanya, Dapotan Silalahi, didampingi, Martua nahampun, dan Saulus Sinaga itu, diterima langsung oleh Kasek SMA Negeri 1.Sidikalang, Drs.Alpen Sianturi didampingi sejumlah Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), dan sejumlah pengurus Komite SMA 1 diantaranya, Ketua Komite, Passiona Sihombing, MBA, Sekertaris Komite, Holmen Siringoringo dan Merika Sihombing, berlangsung di Ruang kerja Kepsek.

Pada pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepsek tersebut, Ketua Komisi C DPRD Dairi, Dapotan Silalahi mengatakan, kunjungan mereka ke Sekolah tersebut, adalah untuk menanggapi sekaligus untuk melakukan klaeifikasi terkait keluhan dari sejumlah orangtua siswa terhadap sejumlah pungutan yang dilakukan pihak sekolah yang diantaranya, pungutan Rp.22.000, untuk kegiatan Pentas Seni (Pensi), dan Rp. 52.000 untuk kegiatan pemberangkatan siswa unggulan untuk mengikuti Ujian Nasional, yang tidak diketahui pihak komite Sekolah.

Untuk menjawab sejumlah pernyataan yang diajukan Anggota Dewan yang membidangi Pendidikan itu, Kepsek SMA N 1. Sidikalang, Drs.Alben Sianturi men-jelaskan, bahwa seluruh kegiatan yang sudah dan maupun yang akan dilaksanakan oleh siswanya itu, merupakan kretivitas seluruh siswa melalui pengurus OSIS yang merupakan kegiatan tahunan ..
“Kegiatan Pensi yang dirangkai dengan pemberangkatan seluruh siswa Kelas XII untuk menghadapai (UN), panitia kegiatan (OSIS) memungut dana Rp.22.000 / siswa, dan kegiatan yang akan dilaksanakan Komunitas siswa unggulan yakni, untuk memberangkatkan 40 orang siswa unggulan menghadapi UN, dan pemberian cinderamata kepada seniornya, mereka (siswa yang menjadi panitia) melakukan pungutan dari masing – masing siwa unggulan, itu dikelola sendiri oleh panitia, dan kalaupun ada keterlibatan Guru pada kegiatan tersebut, hanya sebatas pengawasan dan memberikan Teknis pelaksanaan pada kegiatan, untuk tidak melenceng dari tujuan yang sebenarnya”, jelas Kepsek yang dibenarkan oleh sejumlah wakil Kepala sekolah.
Setelah mendapat penjelasan dari Kepala Sekolah, Dapotan Silalahi mengatakan, “Pada prinsipnya, kita mendukung kegiatan yang sudah maupun yang akan dilakukan organisasi sekolah SMA ini, seperti, Pegelaran Pentas Seni (Pensi) yang sudah digelar pada Rabu (4/4) itu dan kegiatan pemberangkatan 40 0rang siswa unggulan untuk mengikuti UN oleh Komunitas Siswa Unggulan sekolah ini.(Robs)
Keteranga foto : Anggota DPRD Dairi dari Komisi C sedang mengklarifikasi tentang pungutan di SMA Negeri 1 Sidiklanag Kabupaten Dairi Propinsi Sumut.(Foto dok.SIRA/R.Simbolon)

Pelaksanaan MTQ Kali Ini Sangat Jauh Berkurang

Sidikalang,SIRA :
Bupati Dairi, Diwakili Ketua Pengadilan Agama Sidikalang, Drs. Ahmad Musa Hasibuan, MH, secara resmi menutup gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat Kabupaten Dairi ke- XXXVII Tahun 2012 yang berlangsung di Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (13/4).
Dalam sambutannya Ahmad Musa mengungkapkan, sedikit kecewa karena menurutnya, pelaksanaan MTQ tahun 2012 itu, jauh berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Ahmad Musa, setelah melihat kurangnya dukungan atau antusias dari masyarakat Dairi, untuk memberikan dukungan kepada para panitia MTQ dan dewan hakim yang telah berupaya menyukseskan ajang tahunan itu.



“Pelaksanaan MTQ kali ini, sangat jauh berkurang, bila dibandingkan dengan MTQ tahun lalu, namun demikian saya berharap, untuk tahun – tahun berikutnya, terutama untuk pelaksanaan MTQ tahun 2014, dimana Dairi akan menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provsu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi untuk dapat menjalin kerjasama, agar pelaksanaan MTQ itu, dapat berhasil dengan baik”,ujar Musa seraya mengajak masyarakat untuk menciptakan anak – anak yang Qur’ani
Kaepada para Kafilah yang menjadi juara, Ahmad Musa berpesan untuk tidak berbangga hati karena menurutnya, kejuaraan yang diraih saat itu masih merupakan langkah awal ke tingkat Provinsi, hingga tingkat Nasional, dan kepada kafilah yang belum beruntung untuk tidak berkecil hati, sebaliknya dapat dijadikan menjadi pengalaman, untuk lebih baik lagi pada pegelaran MTQ yang akan datang.
“Saya juga berharap para qori dan qoriah untuk bersungguh-sungguh lagi membaca Alquran dan mengerti isi kandungan Alquran yang dibaca, Agar nilai-nilai kandungan Alquran dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Kabupaten Dairi, Wahlin Munthe, SH, MM, dalam sambutannya menghimbau, agar para orangtua dapat mengarahkan anak – anaknya untuk dapat mengikuti latihan membaca Alqur’an setiap hari Sabtu, yang dilaksanakan gratis oleh LPTQ Kabupaten Dairi.
Ajang MTQ yang sebelumnya, Jumat (13/4), dibuka resmi Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi, SH itu, diikuti sekitar 165 Kafilah dari 15 kecamatan, ditambah 1 kontingen dari Perguruan Tinggi dan 1 kontingen dari Pondok Pesanten, dilaksanakan selama dua hari, sejak 13/14 April 2012. Dari 5 kategori yang dilombakan, kafilah asal Kecamatan Sidikalang keluar sebagai juara umum dengan total Nilai 22, disusul kafilah Kecamatan Gunung Sitember dengan Nilai, 16, dan Kalifah Kecamatan Tigalingga dengan Nilai 7.
Keberhasilan kafilah asal Sidikalang menjadi juara umum merupakan keberhasilan yang kedua kalinya, secara berturut – turut yakni Tahun 2011 / 2012. Hal itu dikemukakan Sekcam Kecamatan Sidikalang, Irwansyah Panjaitan, S.STP, MSai, usai menerima Trophy kejuaraan yang diserahkan Ketua LPTQ Kabupaten Dairi, Wahlin Munthe, didampingi koordinator Dewan Hakim, Drs. Syahidan Bintang, MM.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Kabupaten Dairi ke – XXXVII, Azan Sagala, S. Ag yang dihubungi Batak Pos mengatakan, seluruh pemenang MTQ tingkat Kabupaten Dairi itu, akan menjadi Duta Kabupaten Dairi untuk mengikuti MTQ Nasional Tingkat Provsu di Kabupaten Serdang Bedagai yang akan digelar pada (27/4).
Penutupan MTQ Kabupaten Dairi, selain diikuti seluruh Kafilah yang berkompetisi, juga dihadiri 25 orang Dewan Hakim yang dikoordinir, Syahidan Bintang, Kementerian Agama Sidikalang, Swardi Kudadiri, sejumlah Camat, Ketua MUI Dairi, Naek Angkat, serta sejumlah perwakilan Muspida Dairi. (Robs/SR-01)
Keteranga foto :Sekcam Sidikalang, Irwansyah Panjaitan, S.STP, MSi (No.2 dari Kanan) usai menerima Trophi Juara Umum pada MTQ Tingkat Kabupaten Dairi Ke - XXXVII di Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (14/4), (Foto dok.SIRA/R.Simbolon)

FORKALA Dairi Akan Adakan Hiburan Rakyat

Sidikalang ,SIRA :
Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat Kabupaten Dairi (FORKALA) akan mengadakan hiburan rakyat (pasar malam) dengan sekaligus bazar/pasar murah yang dilaksanakan di Gedung Nasional Djauli Manik
Jalan Sisingamaraja Sidikalang dari tanggal 28 April 2012 s/d 5 Mei 2012 . 
Hal itu disampaikan H.R. Ardin Ujung,S.PdI dan didampingi Wakil Sekretaris Koting Tumangger 20/4-2012. Ditambahkan lagi, mengenai surat ijin pemakaian gedung Nasional Djauli Manik sudah dikeluarkan Dinas Kebudayaan ,Pariwisata Pemuda dan Olah Nomor 

Singkil Adalah Objek Wisata yang Menakjubkan

Aceh Singkil,SIRA :
Sejak berdirinya Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 1999 telah banyak pengembangan - pengembangan yang dilakukan disegala bidang yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) terutama disektor pariwisata. Sebagai daerah tujuan wisatawan lokal dan mancanegara yang memiliki keunikan budaya, keindahan alam dan masyarakat yang ramah , Singkil telah dikunjungi oleh banyak wisata-wan dari berbagai belahan dunia seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Australia dari tahun 2002 hingga saat ini. Walaupun
masih ada kekurangan disana-sini, Kabupaten Aceh Singkil terus berbenah diri agar sektor pariwisata dapat diandalkan sebagai salah satu sektor yang menghasilkan Pendapatam Daerah yang besar. Pertumbuhan pembangunan pariwisata dan jumlah kunjungan wisatawan ke Singkil disikapi dengan positif oleh masyarakat lokal dan menganggap fenomena yang terjadi sebagai peluang emas yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya.

Walaupun Dana Tidak Ada,Rajia Tetap Dilakukan

Sidikalang,SIRA:
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) Dairi Erwin Sihotang terus melakukan operasi kasih sayang terhadap para pelajar di Kabupaten Dairi,untuk menertibkan kenakalan para pelajar itu sendiri,sebab mereka itu adalah tunas harapan bangsa sebutnya


Operasi rutin dilakukan satu kali dalam dua minggu pada saat jam pelajaran guna pembinaan kepada pelajar yang bolos sekolah, dikatakan, mulai dari bulan Januari sudah puluhan pelajar yang ditangkap dalam operasi kasih sayang tersebut. Umumnya pelajar ini tertangkap dari tempat meja bola, Warnet dan tempat mangkalnya pelajar yang suka bolos sekolah. Hal ini dijelaskan kepada SIRA 16/3 diruang kerjaanya,kita sudah sering melakukan rajia kepada anak sekolah yang bolos, sehingga baru-baru ini ada kita tangkap para pelajkar tersebut,misalnya saat itu ”satu murid SMAN 1 Sidikalang, tiga pelajar STM Pemda Sidikalang, dua murid MAN Sidikalang dan satu pelajar SMP Muhammaddiyah terjaring dalam operasi kasih sayang tersebut ujarnya.
“Semua pelajar yang tertangkap dalam operasi tersebut tetap di lakukan pembinaan dengan membuat pernyataan, ”Tidak mengulangi kembali” dan memanggil orang tua yang bersangkutan dan langsung menghantar ke sekolah masing-masing agar pembinaan sama-sama kita lakukan,sebutnya.
Ketika ditanya kendala yang dihadapi saat melakukan operasi kasih sayang kepada pelajar tersebut, mantan Camat Siempat Nempu Hulu ini mengatakan,sebenarnya tidak ada kendala,bahkan semua orang tua pelajar yang dipanggil dan guru sangat mendukung atas razia terhadap pelajar yang bolos sekolah. 
Kita tetap eksis melakukan rajia sesuai dengan tugas yang telah diberikan atasan ,walaupun dana kegiatan oprasional tidak ditampung,padahal dana kegiatan itu kita ajukan agar ditampung di APBD Dairi. Namun hasilnya nihil alias tidak ditampung.Jadi kalau begitu darimana dana membeli minyak ketika rajia baru-baru ini ? Kasat Pol-PP Erwin mengatakan ,minyak dari rutin itulah.Namun kalau khusus dana oprasional rajia tidak ada ditampung di APBD Dairi tegasnya. 
Dilain pihak SIRA juga menayakan tentang para CPNS yang sering duduk minum-minum disebuah warung ketika upacara apel berlangsung pada pagi setiap hari senin yang dilaksanakan di Kantor Bupati Dairi.Apakah ada upaya untuk menertibkan itu ?... tentu sebagai tugas kita yang sudah diemban atau sebagai tupoksi kita tentu harus kita laksanakan sesuai dengan aturan.
SIRA juga menanyakan lagi,beliau yang sedang minum diwarung pada apel pagi hari senin tersebut apakah karena terlambat sehingga segan untuk masuk kebarisan apel ?. Kalau memang terlambat kitapun pasti maklum.Tapi jangan salah kalau bagi PNS yang terlambat pasti beliau-beliu tidak mau diwarung,dan pasti beliau menunggu atau berdiri didepan kantor Bupati untuk menunjukkan dirinya bahwa memang benar-benar dia terlambat ujarnya.(SR-01).

Kamis, 26 April 2012

Empat Orang Pencuri Kabel Telkomsel Ditangkap Polres Dairi,Satu Oknum TNI-AD

Sidikalang,SIRA :
Sebanyak empat orang komplotan pencuri kabel Telkomsel di salah satu Tower milik Telkomsel yang berda di Desa Gunung Sitember Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi berhasil diringkus personil Polres Dairi, sementara empat orang lainnya, berhasil melarikan diri, Kamis (15/3) pukul 03.00


Ke empat orang tersangka masing- masing berinisia, SL (31) warg Mabar, Mus (21),warga Mabar, AR (33) warga Pancur Batu Deli Serdang, dan satu orang tersangka merupakan oknum anggota TNI- AD, (GRL (30), warga Mabar, diserahkan ke Sub Den Pom Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Kapolsek Tigalingga AKP.Hasibuan dalam keterangannya kepada SIRA 15/3 menyebutkan,begitu ada informasi dari masyarakat kita langsung turun kelokasi kejadian dan masyarakat setempat juga sangat berperan aktif untuk mengawasi gerak-gerik maling kaber tower tersebut,namun ada juga yang melarikan diri
Kapolres Dairi melalui Kasat Reskrim, AKP Demak Ompusunggu, SH, M. Hum yang dihubungi SIRA, di ruang kerjanya menjelaskan, kronologis penangkapan berawal, adanya laporan yang diterima melalui HP, dari pihak Telkomsel Medan sekitar pukul 02.00 dini hari, Kamis (15/3), tentang adanya satu unit tower Telkomsel yang berada di Kecamatan Gunung Sitember, diketahui telah dirusak yang terdeteksi melalui lampu sensor yang berada di Telkomsel Medan.
Selanjutnya, pihak polres Dairi menindak lanjuti laporan tersebut ke lokasi yang dilaporkan, dan ternyata, setelah berada di TKP, delapan orang komplotan pencuri kabel itu, sedang melakukan aksinya, “saat penangkapan, seluruh tersangka sedang menjalankan aksinya, namun empat orang diantaranya, yang saat ini identitasnya telah diketahui,berhasilmelarikan diri”, jelas Ompusunggu.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tiga orang tersangka bersama barang bukti yakni, satu unit Mobil Toyota Kijang Capsul No. Pol. BK 1481 XL, 250 meter Kabel Vider, 10 meter kabel anti petir, 1 unit Trafo Tower, 1 buah Panel Telkomsel, serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk melakukan aksinya seperti, 6 buah Tang potong, dan sejumlah Kunci perbengkelan, diamankan di Mapolres Dairi.
Menurut Demak, sesuai dengan perbuatannya, 3 orang tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP yakni pencurian dengan pemberatan, sementara untuk penanganan oknum anggota TNI – AD, GRL yang terlibat dengan pencurian itu, telah diserahkan kepada Sub Den POM Sidikalang, setelah diambil keterangan. ML/PG/Robs 

Kemampuan Kadis PU Pakpak Bharat Perlu Acungan Jempol Bagi Kadis Lain

Pakpak Bharat, SIRA :
Kemampuan atau kehebatan Kadis PU Pakpak Bharat Ir.Mahadi Simanjuttak,M.Si. MM, perlu acungan jempol bagi Kadis yang lain atas keloyalannya terhadap pimpinan atau atasannya.
Itulah pernyataan salah satu dari pemerakarsa pemekaran yaitu bermarga Tumangger.Keberhasilannya dalam meniti karir di birokrasi itu perlu ditiru alias dicontoh, dan selalu mendapat kepercayaan dari pihak atasannya, sampai saat ini Kadis yang satu ini tetap dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Pakpak Bharat.


Coba bayangkan,bahwa beliau sudah 6 Bupati sebagi pimpinannya tetap dipercaya menjabat sebagai Kadis PU, atau istilah jaman sekarang bapak yang satu ini masih duduk dimeja yang empuk alias basah,dan kita harus bangga,salut melihat atas keberhasilan beliau,apalagi semenjak adanya Kabupaten pakpak Bharat,bahkan di Kabupaten dairipun beliau dipercaya sebagai Kadis PU. 
Adapaun 6 Bupati sebagai atasannya adalah ,5 Bupati di Kabupaten Pakpak Bharat, dan 1Bupati di Kabupaten Dairi,antara lain di Pakpak Bharat, Drs.Tigor Solin, J.Siringo-ringo, Almarhum Hery Muger Berutu, Makmur Berasa,SH, dan Remigo Yolanda Berutu, MBA Bupati Pakpak Bharat sekarang. Sedangkan untuk Bupati Dairi saat itu adalah M.P. Tumanggor.
Begitu karirnya cukup baik,seolah-olah orang lain tidak mampu menjadi Kepala Dinas PU Pakpak Bharat. Memang ketika H.Makmur Berasa,SH pernah juga dilantik salah seorang putra daerah yaitu Josep Manik, tetapi ketika Remigo Yolanda menjadi Bupati Pakpak Bharat,maka Josep Manik diangkat menjadi Staf Ahli Bupati,sedangkan Mahadi Simanjutak kembali Kadis PU Pakpak Bharat sampai sekarang ini.
Artinya Bupati mempunyai wewenang untuk mengganti siapapun menjadi Kadisnya,karena kemungkinan Ir.Mahadi Simanjutak, M.Si.MM yang dianggap lebih mampu,atau dngan kata lain,beliaulah yang dapat dipercaya untuk memangku jabatan itu,imo na idokken gerarna ”hak preogatif Bupati”.Alias dipercaya/mampu untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Sebenarnya SIRA saat itu mencoba menjumpai Ir.Mahadi Simanjuntak di kantornya 29/2-2012 lalu untuk menanyakan apa resepnya sehingga bisa 6 Bupati selalu tetap dipercaya sebagai Kadis PU.Tetapi sayang seribu kali sayang,saat itu tidak berhasil ditemui,karena salah seorang stafnya mengatakan lagi rapat diruangan. Dan SIRA waktu itu tetap berusaha untuk ingin berkomunikasi atas resep yang dimiliki,sehingga mencoba untuk menelepon melalui HPnya,namun tidak juga ada jawaban. Melalui SMS juga dilakukan dengan isi SMS untuk minta petunjuk,hal itu juga tidak dibalasnya, sehingga kejelasan atas resep keberhasilannya sebagai Kadis PU dari 6 Bupati yang mejadi atasannya tidak bisa SIRA simpulkan.
Tetapi secara pribadi para pemerakarsa pemekaran menyimpulkan adalah karena keloyalan terhadap atasan serta kinerja yang baik, sehingga Kadis PU yang satu ini selalu dipakai atasan untuk menjabat sebagai Kadis PU Pakpak Bharat. 
Karena keloyalannya terhadap pimpinan, atau kinerjanya yang sangat baik dilakukan ditengah-tengah masyarakat selama ini terhadap mas-yarakat Pakpak Bharat apalagi dalam pembangunan melalui proyek yang dikelolanya, maka kemungkinan beliau itu bisa nantinya dicalonkan menjadi Bupati Pakpak Bharat untuk priode 2015-2020. Dan saya selaku pemerakarsa mendukung untuk itu.
Hal sedemikian tidak tertutup kemungkinan bisa meraih menjadi Bupati di Suak Sim-si itu (Kabupaten Pakpak Bharat). Mudah-mudahan pak Mahadi Simanjuntak itu tetap nantinya sehat-sehat dalam menjalankan tugasnya, apalagi untuk membangun daerah itu, dan itulah doa kita,apalagi keberhasilannya adalah merupakan fakta yang nyata,sehingga 6 Bupati tetap dipercayai menjadi Kadis,termasuk Kadis PU Pakpak Bharat sampai saat ini,juga salah satunya saat itu menjadi Kadis PU Dairi semasa MP. Tumanggor selaku Bupati Dairi. (SR-01) Semoga mo da. Besambung edisi selanjutnya ...

ADD Diduga Fiktif Kepdes Ulumerah di Polisikan

Pakpak Bharat,SIRA :
Sejumlah Dana Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2011di Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat satu dari beberapa item pekerjaannya di duga fiktif,besaran dana di perkirakan sekitar Rp 8.00.000.000. (delapan juta rupiah) sehingga merugikan uang negara khususnya masyarakat Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Ttali Urang Julu di duga keras di lakukan oknum Kepala Desa berinisial SB.


Permasalahan dimaksud terungkap saat bendahara Desa Swandi purba di konfirmasi wartawan SIRA Kamis 15/03 di Salak, Swandi Purba mengakui kalau dirinya usai dari Polsek Salak untuk dimintai keterangan. Saya di periksa selaku bendahara Desa Ulumerah danaya menjelaskan kepada pihak kepolisian kalau dirinya selaku bendahara desa selama ini hanya pormalitas saja, soalnya setiap pencairan dana ADD dari BANK langsung oknum Kepala Desa memintanya, sehingga sampai saat ini saya tidak pernah memegang uang ADD dimaksud, dalam pemeriksaan di kepolisian saya dimintai keterangan seputar dana ADD yang seyogianya di peruntukkan pembangunan/rehab POSKAMLING Desa sebagaimana yang telah dituangkan dalam berita acara rapat warga di Balai Desa sebelumnya sebut Swandi Purba dengan tenang. 
Dugaan korupsi ADD di Desa itu tanpaknya semakin terang soalnya salah satu warga Desa Ulumerah yang mengaku bernama Aripin Brutu saat di konfirmasi wartawan SIRA Kamis 15/03 di Salak juga mengakui bahwa dirinya selaku masyarakat desa di panggil Polisi sektor salak seputar dugaan penyalahgunaan ADD di Desanya itu.
Saat di tanyai wartawan SIRA Aripin Berutu mengatakan beberapa pertanyaan JUPER di polsek salak kepadanya seputar rapat di balai desa ulumerah dalam pengajuan usulan dan hasil rapat bersama,sebelumnya bahwa pembangunan/rehab Poskamling merupakan salah satu item yang talah di sepakati. Namun Berutu juga heran sampai saat ini yang namanya sentuhan pembangunan terkait Poskamling di Desa itu tidak diketahui rimbanya. Kepala Desa Ulumerah SB hendak dikonfirmasi, sampai berita ini di turunkan tidak berhasil. Sementara informasi yang di dapat kalau dirinya (kepdes red) telah di periksa pihak kepolisian. Kapolsek Salak hendak di konfirmasi jumat 16/03 tidak juga berhasil. Sementara itu beberapa masyarakat Desa Ulumerah mengharapkan kepada penegak hukum segera memeriksa oknum-oknum yang terkait di dalamnya jangan sampai ada kongkalikong demi tujuan tertentu, ujar beberapa warga Desa Ulumerah berharap. (JM)

KNPPI Akan Mengambil Sikap Bila Pilkada 2013 Sudah Tiba

Sidikalang,SIRA:
Walaupun Pilkada Dairi masih lama lagi,tapi proses penjaringan kemungkinan akan lakukan sekitar pertengahan tahun 2013 yang akan datang.
Makanya dari jajaran KNPPI sudah mulai melirik para Cabub dan Cawabub mulai dari sekarang,yang pantas untuk menduduki kursi nomor satu dan nomor dua di Kabupaten Dairi ini.
Hal itu disampaikan Sekjend.Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Pakpak Indonesia (DPP-KNPPI) Ahmadi Berampu ketika berjumpa dirumahnya Jalan Runding Sidikalang Kabupaten Dairi Sabtu,20/3.


Ditambahkan lagi,jajran KNPPI akan memberikan warna yang terbaik bila nantinya Pilkada tahun 2013 yang akan datang dilakukan di Kabupaten Dairi, mudah-mudahan kita tidak akan salah pilih nantinya memilih Bupat dan wakil Bupati Dairi untuk priode mendatang, sebut Sekjend,dan Ketua Umum DPP-KNPPI Ruslan Berutu,j yang sudah sepaham dengan menentukan sikap apalagi dari jajaran Keluarga Besar KNPPI,dan harus memilih yang terbaik urainya.
Ketika SIRA menanyakan kepada Sekjend, apakah yang dimaksud pengertian memberikan warna itu,dan yang terbaik itu, beliau menyebutkan,kalau disebut warna yang terbaik ,berarti tidak samar-samar,warna cerah,dan bahasa Pakpaknya mengatakan ulang bulung nggomtn,misi angin misima lausna,artinya kemana arah yang yang menguntungkan pribadi,kelompok kesitu arahnya dan cepat juga lupa janji dan komitmen,apalagu untuk krprntingan Kabupaten Dairi in.Yang sadisnya lagi ketika dalam kampanye,seakan-akan bisa disatukan langit dan bumi ini,sang enaknya untuk mengumbar janji-janji muluk.Dan itulah yang tidak seide dengan KNPPI,bahkan kemungkinan bukan KNPPI saja demikian, tapi organisasi lainpun pasti dak setuju bila janji-janji muluk tersebut,apalagi mas-yarakat awam ujar Berampu. adalah para calon yang terbaik Dalam perekrutan itu, kita sudah lakukan, apakah itu untuk persiapan Cabub maupun Cawabub di Dairi ini yang sifatnya netralis.
Yang kita persiapkan nantinya adalah yang berkwalitas dan enezig,mempunyai pendidikan yang lumayan,dan pasti kita tidak sembarangan untuk merekrutnya,sehingga Kabupaten Dairi ini akan lebih maju dan berkembang lagi dari hari-hari sebelumnya tegas Ahmadai Berampu dalam wawancaranya dengan SIRA.Dan harapan kitapun harus sepaham dengan partai-partai yang mengajukan calonnya,dan jangan asal sembarangan dicalonkan,apalagi sicalon itu murah emosi, perasaannya dia yang paling hebat,suka menghabisi karir orang,katana sakata, dianggapnya jabatan itu segala-galanya. Bila ada sifat sicalon sedemikian,hal itu tidak perlu berkuasa dibumiSulang Silim Pakpak ini,sebab akan bisa perpecahan diantara warga dengan warga yang lain ujar Sekjend,juga selaku Ketua Sulang Silima Marga Berambu.
Terus terang kami dari jajaran KNPPI termasuk Ketua DPP-KNPPI Ruslan Berutu telah berkomitmen untuk memilih Cabub dan Cawabup Dairi untuk Pilkada tahun 2013 yang akan datang memilih dan menetapkan yang terbaik, dan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat secara umum, disamping itu juga pandai melobbi dana kepusat agar dana kedaerah ini lebih besar lagi datang dari tahun-tahun sebelumnya.
Disebutkan lagi, mengenai kreteria yang akan direkrut KNPPI ini sebenarnya sulit, tapi mudah, misalnya sicalon itu harus mengerti dan memahami adat istiadat sukut nitalun, atau paling tidak mengerti dan mengakui bahwa daerah ini adalah tanah ulayat Suak Keppas dan Suak Pegagan, atau dengan kata lain,mau memberikan pencerahan kepada mas-yarakat Dairi bahwa Kabupaten Dairi ini Tanah Ulayat Pakpak.Dan pemahaman itu harus disampaikan kepada warga sebut Sekjend.
Tambahnya lagi,sicalon itu dapat merangkul para tokoh, yang sebenarnya tokoh,dan bukan tokoh menokoh.Harus mengakomodir kepentingan suku, terlebih sukut nitalun, harus mengakomodir keberagaman beragama,dan tidak membeda-bedakan dalam kepentingan bersama sesuai agama yang dianut masing-masing.
Jadi untuk Pilkada tahun 2013 yang akan datang kita pasti berperan aktif untuk merekrutnya sehingga kita tidak lagi salah pilih,dan masyarakat Dairi jangan mau dibeli dengan uang,dan harus peduli kepada daerah kita ini sendiri,sebab bila kita tidak salah pillih nantinya dalam Pilkada tahun 2013 akan datang ,tentu Kabupaten kita ini pasti akan lebih maju lagi dari hari-hari sebelumnya.
SIRA menanyakan lagi kepada Ahmadi Berampu, apakah sudah ada dipersiapkan adari jajaran KNPPI? .Sekjend menegaskan, sudah ada kita persiapkan, bahkan sudah mulai dari tahun 2010 lalu ,dan sudah kita berkomitmen kepada sicalon tersebut,dan apa yang kita sampaikan tentang kreteria dari jajaran KNPPI sudah dipahami dan mau melaksanakannya.
Harapan Sekjend.DPP-KNPPI Ahmadi Berampu juga kepada organisasi Pakpak lainnya,sepri IKPPI,PB-LKP,PGMP, HIMPA,PERPI Sulang Silma Marga,dan organisasi lainnya di Kabupaten Dairi ini untuk berkomitmen untuk memilih yang tetrbaik,apalagi kepada masyarakat Kabupaten Dairi tegas Ahmadi Berampu. (SR-01)

Selasa, 24 April 2012

KAPOLRES DAIRI ADAKAN JUMPA PECINTA MOTOR

Sidikalang ,SIRA : 
Kapolres Dairi, AKBP Enggar Pareanom, bersama sejumlah jajarannya, melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas pecinta Sepeda motor yang ada di Kabupaten Dairi, Kamis (12/4). Pada pertemuan yang berlangsung di salah satu Lokasi jajanan Puja Sera, jalan Merdeka Sidikalang itu, Kapolres didampingi, Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Mishanan, Kasubag Humas, AKP L. Limbong dan Kasat Reskrim, AKP D.Ompusung-gu serta sejumlah Personil Satlantas itu berharap, dengan dilakukannya pertemuan jumpa sore-sore dengan sejumlah komunitas pecinta sepeda motor itu, dapat mengatasi maraknya balap liar di Dairi.
“Dengan adanya jumpa sore-sore dengan sejumlah komunitas pecinta sepeda motor ini, kita berharap Balap Liar yang kerap dilakukan anak-anak muda pada malam hari, dapat kita minimalisir, sebab kita disini melakukan sharing, dan berbagi pengalaman dengan para pecinta Sepeda motor, untuk mencari solusi bagaimana kita melakukan pendekatan terhadap mereka untuk tidak melakukan balap liar yang dapat menimbulkan kecelakaan, dan keresahan pada mas-yarakat”, kata Enggar. pembalap liar dan bebas dari pengendara kenderaan bermotor tanpa Surat Ijin Mengemudi dan perlengkapan surat surat kenderaan bermotor lainnya. Komunitas pencinta otomotiv harus turun berperan aktif ditengah warga bersama satlantas Polres Dairi memberi masukan agar setiap pengendara motor roda dua tertib berlalu lintas dan taat aturan berkendaran. 
Rafli, salah seorang pecinta otomotif dari Club ISD (Ikatan Sekuter Dairi) menjelaskan, pada dasarnya dibentuknya club atau komunitas pecinta otomotif Sepeda motor itu, adalah untuk berkarya di bidang otomotiv diantaranya, turut mansosialisasikan Safety Reading (keselamatan berkendara), memodifikasi kenderaan, serta berbagai kegiatan sosial. 
Hadir pada pertemuan itu, empat club pecinta Otomotif Sepeda motor yakni, komunitas Ikatan Sekuter Dairi (ISD), Ikatan Scoopy Motor Dairi, Ikatan Vespa Sidikalang (IVS) dan komunitas Birong Community (Bircom), yang keseluruhan terbentuk karena niat baik yakni, keinginan untuk ingin berkarya melalui Dunia Otomotif. Rosa salah seorang wanita paruh baya dan juga menjadi ketua Club Scoopy Motor Sidikalang berharap kepada Polres Dairi , dapat melakukan kerjasama baik dengan Sat Lantas Polres Dairi, untuk mensosialisasikan Safety Reading, dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), dan kelengkapan Surat-surat kenderaan yang dikendarai para pencinta otomotif/sepeda motor. (Robs)
Keterangan foto : Kapolres Dairi, AKBP Enggar Pareanom,melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas pecinta Sepeda motor(Fotodok.SIRA/Robinson Simbolon)

Beberapa Dusun Warga Keluhkan Masalah Air Minum

Tigalingga,SIRA : 
Masyarakat Dusun Batu Ardan, Dusun Rambah Serit, Dusun lae Salak, Dusun Kuta Gijang, Desa Lae Sereme Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi Propinsi Sumatera Utara mengharapkan fasilitas air minum dapat dimaksimalkan seperti keadaan sebelumnya. 
Menurut beberapa warga disana menyebutkan kepada wartawan SIRA atas keluhan yang dialami,dimana keberadaan air minum kerumah warga atau dibak penampungan umum tidak berjalan lagi,dan diperkirakan sudah dua tahun kurang berfungsi air minum tersebut. 
Padahal dana yang diserap untuk pembangunan proyek air minum tersebut diperkirakan miliaran rupiah,kita selaku warga selalu bertanya-tanya siapa yang sebenarnya bertanggungjawab dalam hal ini untuk mengoptimalkan kelancaran air minum itu,apakah termasuk disini dari Pemkab Dairi ? atau hanya masyarakat biasa yang bertanggungjawab atas kejadian ini. 
Bagaimanapun kalau menurut penilaian warga Pemkab Dairi yang lebih bertanggungjawab,soalnya dana ini disalurkan melalui instansi Pemkab dan dikerjakan oleh kontraktor.Sementara masyarakat pengguna yang menerima pembangunan itu,dan tidak pernah mengetahui siapa pemborongnya, berapa dananya,instansi mana yang menanganinya,yang penting pembangunan (airminum) itu dapat dinikmati warga secara keseluruhan sebut mereka yang mengaku bernama R.Ginying,M.Berutu dan S.Tumangger kepada wartawan SIRA. 
Sebenarnya semasih berjalan lancar air tersebut masyarakat telah banyak memasang kerumah-rumah di beberapa dusun,termasuk Dusun Batu Ardan ujar mereka,dan selalu mengharapkan kepihak yang berkompoten untuk atas keadaan air minum tersebut, karena selama ini untuk mengambil air minum dan mandi terpaksa kesungai, yang jarak jauhnya hampir 2-3 km.Tetapi kalau musim hujan bagi punya bak penampungan masih lumayan bisa terbantuair minum dan untuk mandi. 
Tapi bagi warga yang tidak mampu membuat bak penampungan tadah air hujan,juga tetap mengambil air minum dan mandi terpaksa kesungai walaupun musim hujan yang datang sebut mereka dengan lantunan suaranya yang lembut bercampur kecewa atas kurang berfungsinya air minum bangunan pemerintah tersebut sambil mengakhiri percakapannya dengan wartawan SIRA. (ML)

Seni Budaya Pakpak Itu Unik

                                                                                     Medan,SIRA : 
Pegelaran Seni dan Budaya Pakpak yang digelar Pemerintah Kabupaten Dairi pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-41 yang berlangsung di Openstage PRSU Medan, diapresiasi sekitar 700 orang pengunjung yang menyaksikan Pegelaran Seni dan Budaya yang disuguhkan Generasi Muda Pakpak , (4/4)belum lama ini 
Sebelum dilaksankan pegelaran seni budaya Pakpak itu ,Bishop GKPPD Pdt. E.J.Solin,S.Th memimpin doa (sodip) kiranya Tuhan memberkati dan memberikan anugrah dalam kegiatan seni tari budaya Pakpak di Medan Fair tahun ini. 
Pada pegelaran Seni dan Budaya Pakapak yang dibuka resmi Bupati Dairi, Johnny Sitohang itu, ditampilkan sejumlah seni budaya Pakpak diantaranya, seni tari atau Tatak, Nan Tampukmas, Moncak Pakapak, Manulangat, dan Tatak kreasi baru, serta sejumlah lagu-lagu Pakapak yang dibawakan oleh Karolina Banurea, dan mendapat Apresiasi dari seluruh pengunjung yang memadati Openstage, terutama dari sejumlah tokoh masyarakat Pakapak yang bermukim di Kota Medan sekitarnya. DR. Miswito Solin, salah seorang tokoh masyarakat Pakapak Medan dalam sambutannya mengajak, masyarakat Pakpak untuk mengapresiasi pegelaran Seni dan Budaya Pakapak, seraya berharap, agar Seni dan Budaya Pakpak itu jangan hanya diminati suku Pakapak atau masyarakat Dairi, akan tetapi Pemkab Dairi perlu melestarikan dan mempromosikannya, hingga Seni dan Budaya Pakapak yang unik itu, diminati oleh masayarakat Indonesia hingga Dunia. 
Sebelumnya, Ketua panitia Pegelaran, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Dairi, Drs. Bonar Butarbutar dalam laporannya menyampaikan, tujuan pegelaran Seni dan Budaya Pakapak di PRSU itu, merupakan salah satu momentum untuk menggali dan mengembangkan nilai-nilai Budaya yang ditinggalkan leluhur. “Pedoman Pelestarian kebudayaan, termasuk dalam Dimensi pembangunan sosial budaya, sebagai upaya dalam memperjelas identitas budaya bangsa untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat”, ujar Bonar. Sementara itu, Bupati Dairi, Johnny Sitohang dalam sambutannya mengajak masyarakat Dairi untuk melihat secara positif arti dan tujuan pegelaran tersebut, hingga dapat melakukan intropeksi diri agar jiwa Seni dan Budaya itu tidak hilang, karena menurut Johnny, kesenian itu tidak lepas dari budaya, dan budaya tidak terlepas dari pariwisata yang dapat dijadikan untuk menghasilakan devisa Negara. “Seni dan Budaya Pakpak, tidak kalah dengan budaya lain, dan orang Pakapak adalah orang yang sangat bersahabat, dan hidup rukun, itu dibuktikan dengan keberadaan Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, yang menggambarkan 5 Etnis Agama (Kerukunan Umata Beragama), karena dengan Budaya, kita dapat menunjukkan jati diri, dan dapat mengenal karakter, watak dan nurani”, ungkap Johnny. 
Ketua DPRD Dairi, Delphi Masdiana Ujung, SH, Msi, dalam sambutannya, respon dan mendukung sepenuhnya, apa yang diharapkan sejumlah Tokoh Pakapak yakni, agar seni dan budaya Pakapak itu, bukan hanya tampil di pentas Sumatera Utara, akan tetapi dapat tampil di pentas Nasional, maupun Internasional, karena menurutny, Budaya Pakpak itu sangat unik dan indah. 
Turut menyampaikan sambutan dari tokoh Pakpak H. R.Ardin Ujung,S.PdI menyebutkan, kita harus bangga terhadap budaya Pakpak ini, dimana setiap tahunnya hal ini kita lakukan di PRSU yang ditampilkan di Open stage sebut Ketua Sulang Silima Marga Ujung itu. Selain disaksikan ratusan masyarakat Medan, acara pegelaran Seni dan Budaya Pakpak itu, juga disaksikan, Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi, SH, Sekda Dairi, Julius Gurning, S.Sos, Msi, Kapolres Dairi, AKBP. H. Enggar Pareanom, Dandim 0206 Dairi, Letkol Inf. Benny Satria, Kajari Sidikalang, Pendi Sijabat, SH, Ketua PN Sidikalang, Hery Suryawan, SH, Anggota DPRD Provsu, Richard Edy Lingga, SE, Sejumlah Pimpinan dan Anggota DPRD Dairi, SKPD Dairi, Bishop GKPPD, Pdt. E.J.Solin serta sejumlah tokoh masyarakat Dairi diantaranya, Raja Ardin Ujung, S.PdI. (SR-01/Robs)
Keterangan Foto  Inilah tari Pakpak yang dibawakan sanggar tari Pakpak(tumatak) Simatah daging situtu nditak imo tatak berru nantampuk Mas

Perumahan Guru SD Sarintonu Kopak-kapik

Tigalingga SIRA :
Bila aset negara tidak dipelihara warga,apalagi warga tersebut tidak merasa memiliki kehadiran pembangunan didsaerah itu pasti bangunan tersebut tidak akan terawat.Tulah dalam pantauan SIRA ketika berkunjung ke Sarintonu baru-baru ini,dan sekalian mengabadikan kameranya keperumahan guru yang sudah kopak-kapik dinding perumahan itu baru-baru ini. 
Perumahan guru ini kesannya tidak pernah terurussejak berdirinya bangunan ini,sehingga perumahan tersebut cepat mengalami kerusakan,sungguh disayangkan sekali uang rakyat yang begitu sia-sia, padahal bila dirawat sejak semula mungkin tidak separah sekarang sebut warga disana kepada wartawan SIRA,dan melalui media ini kami warga sarintonu mengharapkan perumahan ini dapat diperbaiki agar bisa lagi dimanfaatkan guru yang mengajar di sekolah tersebut ujar mereka mengakhiri percakapannya dengan SIRA.(BB) 
Ketersngsn foto : Inilah kelihatan perumahan guru yang sudah kopak-kapik(Foto:SIRA/Basri Bako)

OSN Merupakan Agenda Kemendiknas

Sidikalang ,SIRA : 
SMA Negeri 1 Sidikalang, menggelar lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Dairi Tahun 2012, diikuti 19 Sekolah SMA Negeri / swasta yang ada di Kabupaten Dairi, baru-baru ini Lomba OSN yang berlangsung di SMA N.1, Jalan DR. F.L.Tobing Sidikalang, dan dibuka resmi Plt. Kadisdik Dairi, Drs, Tumbur Simbolon itu, diikuti sekitar 391 orang siswa untuk bertarung menjadi yang terbaik di OSN tahun 2012, yang mencakup mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Komputer, Kebumian, Ekonomi, dan Astronomi. 
Menurut Ketua Panitia OSN SMA tingkat Kabupaten Dairi, Drs. Silas Sahat Sihombing dalam laporannya mengatakan, juara 1,2, dan 3, dari masing – masing mata pelajaran yang diperlombakan, akan diikutsertakan ke OSN tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) 2012 yang akan digelar pada bulan Juni mendatang. Silas Sahat Sihombing didampingi, Sekertaris panitia, Wahidin, S.PdD dan Bendahara, Dinmer Sihalo, S.Pd juga mengatakan, bahwa Pelaksanaan OSN SMA tingkat Kabupaten Dairi yang disponsori BANK BRI Cabang Sidiklang itu, diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Kerja kepala Se-kolah (MKKS) SMA Negeri / Swasta se - Kabupaten Dairi, dengan penanggung jawab, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, dan Kabid Dikmen, sementara penanggung jawab Teknis pada kegiatan itu, adalah Kepala SMA N. 1 Sidikalang, yang juga Ketua MKKS SMA se- Kabupaten Dairi, Drs.Albert Sianturi. Kepala SMA N.1 Sidikalang.
Drs. Albert Sianturi dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan OSN yang merupakan Agenda Nasional Kementerian Pendidikan itu, bertujuan untuk membentuk semangat dan jiwa berkompetisi pada generasi muda, khususnya daya pikir pada siswa SMA Kab. Dairi, serta terjaringnya siswa/I yang berprestasi dalam bidang sains untuk mewakili Dairi dalam OSN tingkat Provinsi. Dikatakannya, “dengan terselaksananya OSN tingkat Kabupaten Dairi ini, kita mengharapkan terselenggaranya kompetisi yang menjunjung tinggi semangat sportivitas yang ilmiah, dan terpilihnya siswa/I yang menjadi duta Dairi untuk OSN sains Nasional tingkat Provinsi, serta terselenggaranya agenda Nasional Kementerian Pendidikan Nasional secara baik dan sukses di Kabupaten Dairi”, kata Albert. (Robs)
Keterangan foto : Ketua MKKS SMA Kabupaten Dairi, Drs.Albert Sianturi (no 3 dari kiri), didampingi sejumlah anggota MKKS Dairi, sampaikan sambutan pada OSN SMA tingkat Kabupaten Dairi, Selasa (3/4) Foto dok. Robs 

KRATAK-KRITIK

Sudah Mulai Luntur Ini Ye.... 
Bapa sedikit-demi sedikit,hari-demi hari sudah mulai kulihat luntur alias pudar dalam segala bidang,dan kelunturan itu termasuk kehasaktian,dalam bahasa Pakpaknya nggo kurang mehangga daging i( kurang semangat) dalam ke paweran itu. 
Baik itu dukungan dari arus bawah/akar rumput ,maupun dari bawahan bapa sendiri/pegawai bapa i secara keseluruhan kelihatannya tidak mendukung lagi,kalaupun bapai di ikut-ikut dari belakang. Artinya bapa kalau menurut penilaianku bagi masyarakat karena adanya sawer itu makanya tirus dihadiri bilaada acara dibuatbapa i,kalau tidakada sawer pasti masyarakat itu menjauh. Karena bapai katanya tidak jago melobbi kepusat,jadi bagaimana daerah ini bisa maju kedepan. Jadi itulah tanggapan masyarakat dalam pantauanku bapa. 
Begitu juga mengenai para pejabat yang bereselon,atau para staf lainnya kemungkinan tidak akan kepihak kita bila bapa i maju lagi . Jadi sudah berat bapa.Holan pahabis-habishon haduan bapa yang tersayang.... 
Benarnya apa yang dibilang itu ucok ? Dan darimana kau tau alias kacamatamu. Itulah bapa ini akukan banyak kawanku,laginya aku baik sama mereka,dan tidak pernah aku lupa janji yang kusampaikan,apalagi menghianati seperjuangan bapa. 
Jadi berat bapa kalau maju lagi bapai untuk menang . Artinya kalau sudah banyak sihumisik kita,untagon ima hita alangi,yang penting sudah hera(pernah) OKE.. 
Gitu aja kok repot. Emangnya Gue Pikirin(EGP)
Keterangan foto :Pemred.SKU-SIRA Koting Tumangger Sedang  di objek wisata pantai Aceh Singkil di Pulau Sarok 

Bupati Dairi Tinjau UN Hari Pertama

Sidikalang ,SIRA : 
Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat, SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Dairi, Senin (16/4), tidak ada ditemukan masalah, dan berjalan aman dan lancar. Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro didampingi Wabup, Irwansyah Pasi, SH, Sekda Dairi, Julius Gurning, S.Sos, bersama sejumlah Muspida Dairi, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMK di dua sekolah di Sidikalang yakni, SMA Negeri 1, dan SMK Negeri 1. Sidikalang. 
Kunjungan Bupati bersama rombongan di dua Sekolah, berlangsung singkat agar tidak sampai mengganggu siswa yang sedang serius menghadapi ujian, “Kalau soalnya gampang semua, jawabannya yang agak sulit,” kelakar bupati yang disambut tawa siswa yang sedang ujian, saat Bupati berkesempatan berdialog dengan pengawas dan peserta UN. Saat dihubungi Batak Pos, Kepala SMA N 1.Sidikalang, Drs. Alben Sianturi mengungkapkan, jumlah peserta UN di SMA 1, ada sebanyak 247 orang (sesuai dengan daftar dominasi tetap), namun 1 orang diantaranya telah meninggal dunia. Sementara itu, Kepala SMK N. 1, Drs Kaspar Sianipar juga menjelaskan, jumlah peserta UN di Sekolah kejuruan itu, ada sebanyak, 435 siswa, dan satu orang diantaranya sudah Drop out (DO), jelas Sianipar. 
Di tempat terpisah, di Kantor Disdik Dairi, Plt. Kadisdik Dairi, Drs Tumbur M. Simbolon mengatakan, Jumlah peserta UN Tingkat SMA, SMK, MA se – Kabupaten Dairi berjumlah 4775 orang siswa, “Untuk tahun ini (2012), jumlah peserta UN tingkat SMA, SMK, MA, se- Kabupaten Dairi ada sebanyak, 4775 orang siswa, namun hingga saat ini, kita belum ada menerima laporan, apakah ada yang tidak bisa hadir atau semuanya ikut, tapi mudah-mudahan seluruhnya ikut, dan secara umum hari pertama pelaksanaan UN di Kabupaten Dairi, berjalan aman dan lancar”, kata Tumbur. Turut mendampingi rombongan Bupati, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sidikalang, Herry Suryawan, SH, Wakapolres Dairi, Kompol Yafao Harefa, Kasdim 0206 Dairi, Humas Pemkab Dairi, Rahwasid SE, Kabid Dikmen Drs Naek Lumban Tobing dan Kabid Dikdas Disdik Dairi Drs Sahat Simorangkir. (Robs)
Keterangan foto :

Truk Colt Diesel Bermuatan Pupuk Terjun Bebas di Jembatan Lae Renun

Sidikalang ,SIRA : 
Setelah peristiwa jatunya Truk Tanki Crude Palm Oil (CPO) milik KM yang jatuh kejurang Jembatan Lae Renun Sumbul Kabupaten Dairi, yang terjadi pada bulan lalu, Minggu (25/3), Sabtu (14/4), sekitar pukul 05.00 Wib kemarin, dari Jeruji pengaman Jembatan yang masih terpasang Garis Polisi itu, kembali memakan korban, yang hingga saat ini belum diketahui jenis kenderaanya. 
Namun dari bukti-bukti yang ditemukan di TKP, untuk sementara kenderaan yang naas itu diduga kenderaan Truk Jenis Colt Diesel dengan No. Pol BK 8246 BK yang bermuatan 5 ton Pupuk Jenis KCL yang datang dari Medan dengan tujuan Manduamas Tapanuli Tengah. Dugaan itu berawal ditemukannya sejumlah Pupuk yang berserak, dan sejumlah serpihan Papan berwarna kuning yang diduga bagian dari Bak Mobil, serta kertas Delivery Order (DO) pengiriman 100 Zak (isi 50 Kg) Pupuk jenis KCL dari PT. Berkah Anugrah Sejati Medan, tujuan Manduamas dengan Mobil Truk BK 8246 BK atas nama B. Tarihoran (penerima DO). 
Menurut salah seorang warga Sumbul, Fery Pasaribu (27), warga yang dikerahkan Kapolsek Sumbul, AKP Boris Saragih untuk turun hingga ke dasar jurang dengan kedalaman sekitar 40 meter itu, Fery menemui sejumlah satu helai Jaket berwarna hitam, dan bercak darah di pinggir sungai Lae Renun. Pantawan SIRA di Tempat kejadian, hingga berita ini diturunkan, bangkai Truk yang naas itu belum ditemukan, karena besarnya arus sungai Lae Renun, sejumlah petugas kepolisian yang dipimpin Wakapolres Dairi, Kompol Yafao Harefa, dan Kapolsek Sumbul, AKP Boris Saragih, masih melakukan pengamanan dan mengatur Lalulintas yang padat di tempat kejadian, sebab pada tempat dan waktu yang bersamaan, sedang berlangsung evakuasi Truk Tanki CPO yang jatuh pada bulan maret lalu. (Robs)
Keterangan foto : Jurang Jembatan Lae Renun Sumbul yang diduga Lokasi Jatuhnya Truk pengangkut pupuk, Sabtu (14/4), (Foto dok.SIRA/R.Simbolon).

Richard Lingga : Kegagalan Siswa Adalah,Kesalahan Pengisian LJK

                                                                                     Sidikalang,SIRA : 
Dari hasil Try Out untuk kelas XII SMA yang sudah dilaksanakan di sejumlah sekolah SMA di tiga Kabupaten yang difasilitasi Anggota DPRD Provsu, Eddy Richard M.Lingga, diketahui 60 persen kegagalan siswa adalah, kegagalan dalam pengisian Lembar Jawaban Komputer (LJK). Hal itu disampaikan Richard Lingga saat menyerahkan 18 ribu lembar LJK kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Dairi, yang diterima Plt. Kadisdik Dairi, Drs. Tumbur Simbolon yakni, untuk dibagikan ke seluruh Sekolah tingkat, SD, dan SMP yang ada di Kabupaten Dairi, untuk pengisian LJK, terutama untuk Siswa kelas VI, dan kelas IX, yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN), di Kantor Disdik Dairi, Jumat (13/4).
 “Dari hasil sejumlah Try Out tingkat SMA yang kita laksanakan di tiga Kabupaten seperti Dairi, Karo, dan Pakapak Bharat, kita ketahui, 60 persen kegagalan siswa adalah karena kesalahan pengisian LJK, oleh sebab itu, agar siswa yang dalam waktu dekat akan mengikuti UN tidak mengalami kegagalan karena hanya kesalahan dalam pengisian LJK, kita mengupayakan dengan melakukan simulasi pengisian LJK, khususnya kepada siswa SD kelas VI, dan SMP kelas IX yakni, melalui kerjasama kita dengan Disdik Dairi”, ungkap Richard. Kepada Kadisdik Dairi, Richard yang juga didampingi Ketua KNPI Dairi, Eddy Susanto Pasi berharap, agar Simulasi pengisian LJK itu, dapat terlaksana, dan masalah teknis pelasanaan Simulasi itu, sepenuhnya diserahkan kepada pihak Disdik Dairi, termasuk pendistribusian LJK yang diberikan gratis. 
Plt. Kadisdik Dairi, Drs. Tumbur Simbolon didampingi, ketua Panitia UN Dairi, Drs. Naek Lumbantobing, dan Kabid Dikdas, Drs. Sahat Simorangkir menyampaikan rasa bangganya terhadap kepedulian Anggota DPRD Provsu asal Dapil Dairi, Karo, dan Pakpak Baharat itu, terutama kepeduliannya terhadap peningkatkan Dunia Pendidikan di Kabupaten Dairi. Pada kesempatan itu, Tumbur juga memaparkan sejumlah persiapan UN di Kabupaten Dairi yang akan diikuti, 18.288 orang peserta UN diantaranya, 7074 orang peserta untuk tingkat SD, 6439 peserta untuk tingkat SMP, 3036 orang tingkat SMA, dan 1739 orang untuk tingkat SMK. (Robs)
Keterangan foto : Anggota DPRD Provsu Eddy Richard Lingga, SE, menyerahkan 18 ribu lembar LJK kepada Plt. Kadisdik Dairi, Drs. Tumbur Simbolon di Kantor Disdik Dairi, Jumat (13/4) foto dok.SIRA/R.Simbolon.

Sipitu Marga Berencana Mengadakan Jiarah ke Sike-cike Perbuluhan

Sidikalang ,SIRA : 
Sulang Silima Sipitu Marga akan berencana untuk mengadakan Jiarah ke Sicike-cike dalam suatu acara ritual sebagai mengenang bahwa nenek moyang sipitu marga disanalah dahulunya tempat pertemuan leluhur. Hal itu disampaikan H.R.Ardin Ujung,S.PdI selaku penasehat Sipitu Marga (Ujung, Bintang, Angkat, Capah, Kudadiri, Gajah Manik dan Sinamo) ketka berbincang-bincang dengan Pemred SKU-SIRA di Hotel Cirasa Medan setelah selesai mengi-kuti acara pentas seni budaya Pakpak di openstage PRSU Medan baru-baru ini. 
Ditambahkan lagi, sebenarnya rencana ini sudah lama ingin kami lakukan dari pinempar(keturunan) sipitu marga mengadakan jiarahkesicike-cike tersbut,sebab kami merasakan dari lubuk hati kami ingin melakukannya dengan kebersamaan dari keturunan sipitu marga seperti ketujuh marga tersebut diatas. Dalam jiarah ke Sicike-cike tersebut akan diperkirakan ribuan orang dari keturunan (pinempar) Sipitu Marga Berru deket Bre-brena dimanapun berada direpubelih Indonesia ini,bahkan dari luarnegeripun kita sampaikan kepada keturunan sipitu marga disana agar beliau-beliau itu tahu dimana lebbuhnya (asal muasalnya) yaitu di Sicike-cike , yang kabarnya saat ini telah terjadi pengekplotasian yang tidak pernah bermusyawarah dengan pemegang hak ulayat yaitu kami sipitu marga secara umum,dan Marag Capah secara khusus yang menempati lebbuh Sicike-cika tersbut .
Jadi dalam hal ini kami dari keturunan sipitu marga sangat berniat sekali untuk mengadakan acara ritual (jiarah) tersebut,karena menurut perasaan kami kesannya selama ada terganjal cita-cita.Dan itulah yang kami rasakan dalam batin kami. Terus terang kalau permarga-marga sipitu marga bersam-sama dengan berru dan bre-brena,itu sering kami lakukan jiarah ke Sicike-cike,apalagi perorangan dari keturunan sipitu marga tersebut.Namun kalau katanya untuk kebersamaan yang tujuh marga itu, terus terang belum pernah kami lakukan, apalagi saya sendiri belum pernah saya ingat kebersamaan untuk jiarah.Tapi inilah rupanya saatnya dibukakan mata hati kami untuk meneringati Sicike-cike.Mudah-mudahan dengan rido Tuhan rencana ini bisa terkabul dan terlaksana ujar H.R.Ardin Ujung selaku penasehat Sipitu Marga dengan mengakhiri percakapannya dengan SIRA di Hotel Cirasa Medan.(SR-01)
Keterangan foto : Ardin Ujung selaku penasehat Sipitu marga memberikansambutan pada acara Pegelaran Seni Budaya Pakpak di PRSU 4/4-2012

Organisasi Pakpak Harus Aktif Meningkatkan Budaya

Medan ,SIRA : 
Organisasi Pakpak yang sudah ada saat ini perlu berperan aktik untuk meningkatkan dan melestariakan budaya Pakpak di Bumi Sulang Silima Pakpak Silima suak ini.Hal inidisampaikan DR.Musyto Solin ketika menyampaikan sambutan dari tokoh Pakpak yang berdomisili dikota medan dalam acara pegelaran seni budaya Pakpak yang dilaksanakan di PRSU Medan baru-baru ini. nbsp;
Ditambahkan lagi, lembaga- lembaga kebudayaan atau organisasi Pakak harus berperan aktif untuk pengembangan dan pelestarian budaya Pakpak sebagai salah satu ased Pemkab Dairi dan tidak bisa berpangkau tangan dalam mengembanjkan kebudayaan Pakpak tersebut, apalagi kita umumnya orang Pakpak.Dan kalau tidak kita sendiri menghargai budaya kita,siapa lagi. Bila kita sudah eksis, sudah barang pasti orang lain atau suku lainnya pasti menghargai, bahkan ikut mendudkung, karena seni budaya Pakpak ini adalah unik dan cukup menarik dalam penampilannya. Itulah dalam sambutannya diacara itu. Setelah selesai menyampaikan sambutan pada acara pegelaran seni budaya Pakpak di PRSU , Pemred SKU-SIRA menjumpai DR. Musyto Solin ditempat yangsama, dalam tanggapannya mengatakan, budaya Pakpak itu adalah unik, berarti perlu dilastarikan dengan baik ,sekalian dipromosikan kemanca negaramaupun domestik urainya . Dengan disebutkan, tidak ada alasan lembaga kebudayaan dan organisasi Pakpak dimanapun berada harus memelihara dengan baik dan meningkatkan seni budaya Pakpak itu. Dan harus segera mungkin melakukan intropeksi diri, sehingga budaya Pakpak ini tidak punah tegasnya. Saya selaku putra Pakpak yang berdomisili di medan ini siap mendukung dalam pengembangan budaya ini,baik itu moril maupun matril bila sungguh-sungguh dikelola dengan baik,apalagi menurut informasi bahwa ada beberapa organisasi Pakpak dan Lembaga Kebudayaan Pakpak mendapat bantuan dari Pemkab Dairi untuk pengembangan seni budaya Pakpak.Jadi berarti tidak sulit lagi melestarikan seni budaya Pakpak itu ujarnya kepada SIRAmengaakhiri percakapannya.(SR-01)
DR.Musyto Solin sedang lipat tangan ketika Pemred SIRA minta komentar seputar masalah budaya Pakpak .(Foto dok.SIRA/Koting Tumangger)

KIP Singkil Tetapkan Safriadi-Dulmusrid Pemenang Pilkada

Aceh Singkil,SIRA : 
Rapat pleno KIP (Komisi Independen Pemilihan) Aceh Singkil, Sabtu (14/4-2012 ) menetapkan pasangan Safriadi /Dulmusrid sebagai pemenang Pilkada Bupati/Wakil Bupati Aceh Singkil. Pasangan ini meraih 19.309 (37,58 %) dari 51.379 suara sah. Lima saksi calon bupati/wakil bupati menyatakan keberatan terhadap hasil rekapitulasi tersebut.
Saksi calon bupati/wakil bupati yang keberatan yaitu, saksi pasangan Syafril Harahap/Yulihardin, Cut Khairana/Ranto, Jaminu-ddin /Sofyan, Subkiyadi/Zainal Abidin dan saksi pasangan Sazali/Saiful Umar. KIP Aceh Singkil, mempersilakan bila saksi menyatakan keberatan dan akan melakukan gugatan ke MK. “Seluruh warga negara Indonesia memiliki hak dan dilindungi undang-undang untuk mengajukan keberatan. Kami legowo, dan siap mempertanggungjawabkan di hadapan hukum. Yang penting mari kita jaga kedamaian,” kata Zakirun Pohan komisioner KIP Aceh Singkil, menanggapi pernyataan saksi. Secara umum jalanya rekapitulasi perhitungan suara yang disekenggarakan di Media Center KIP, Desa Selok Aceh, Singkil berjalan lancar, dengan pengawalan ketat Polri dibantu TNI. Dihadiri Muspida dan undangan. Adapun hasil rekapitulasi yang dilakukan KIP Aceh Singkil jumlah suara terbanyak diraih pasangan H. Safriadi,SH/Dulmusrid 19.309 suara atau 37,58 persen, H. Sazali, S.Sos/Drs Syaiful Umar 9.339 suara atau 18,18 persen, H. Syafril Harahap, SH/Yulihardin, S.Ag 7.017 suara atau 13,66 persen, Jaminuddin, S.PdI/Sopyan, SH 6.374 suara atau 12,35 persen. Kemudian, pasangan Drs H. Burhanuddin Berkat, SH, MH/Drs H. Rafi’i Munir, M,Ag 2.891 suara atau 5,63 persen, H. Syamsul Bahri, SH/Asbaruddin, S.STP, MM, M.Eng 2.162 suara atau 4,21 persen, Hj. Cut Khairana/Ranto, SE 1.927 suara atau 3,75 persen, H. Muhammadin, S.Pd, MM/Mansurdin) 1.264 suara atau 2,46 persen, Subkiyadi/Zainal Abidin 706 suara atau 1,37 persen, pasangan Rudy Rizal, S.Ag/Sahrima, S.Psi 417 suara atau 0,81 persen. Jumlah suara yang sah 51.379, suara tidak sah 2.371. Jumlah suara tidak sah terbanyak di Kecamatan Gunung Meriah sebanyak 655 suara. Tingkat partisipasi masyarakat pemilih Aceh Singkil mencapai 77,1 persen. 
Ditempat terpisah Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Pakpak Indonesia (DPP-KNPPI) Ahmadi Berampu beserta Dewan Penasehat KNPPI Umar Ujung mengatakan,kita merasa bangga kepada KIP Aceh Singkil yang objektif dan secara netral atas keputusan yang dilakukan, karena KIP juga tidak terpengaruh dari pihak manapun namun sesuai hasil yang diperolah kandidat masing-masing yang ditetapkan KIP secara objektif. Artinya sebagai sorang putra Pakpak kami bangga atas kemenangan yang diraih Safriadi Manik,SH dengan pasangannya Dulmusrid . 
Safriadi Manik atau yang sering sapa orang Oyon, pantas menduduki kursi nomor satu di Aceh Singkil, sebab kredibilitasnya telah teruji selama beliau sebagai anggota DPRK Aceh Singkil. Dan begitu juga Dulmusrid juga pantas menduduki kursi nomor dua si Aceh Singkil, karena sama-sama mempunyaipengalaman dalam bidang politik sebut Umar Ujung dan Ahmasi Berampu selaku Penasehat KNPPI dan Sekjend. KNPPI kepada Pemred SIRA ketika mengetahui KIP Aceh Singkil menetapkan Safriadi dan Dulmusrid sebagai Pilkada Aceh Singkil ijar mereka. (SR-01)
Keterangan Foto ini diabadikan Pemred SKU-SIRA ketika kampanye di Bulusemma Kecamatan Suro.(Foto dok.SIRA/SR-01)

Kerusakan Jalan Kedeberk - Lau Pangguh Cukup Memprihatinkan

Tigalingga,SIRA :
 Kerusakan jalan dari Kede Berk menuju Lau Pangguh jarak tempuhnya diperkirakan lebih kurang 7 Km,saat ini sangat memprihatinkan keadaaan jalan tersebut,sehingga kenderaan yang melewati jalan itu,terpaksa dengan ekstra hati-hati,sebab akibatnya bisa fatal terperosok kejurang. Secara ksusus lagi,dimana selama ini para pelajar para SLTP dan SLTA mengharapkan mobil pengangkutan untuk mengangkut kesekolah ke Tigalingga selama ini lancar karean jalannya bagus,namun sekarang akibat jalan rusak tersebut angkutan yang masuk kedaerah ini cukup berpikir,sehingga para pelajar kelihatannya merasa kewalahan untuk mengejar pada pagi harinya. 
Sedangkan kenderaan roda dua saja terpaksa ekstara hati-hati apalagi roda empat,dan para pelajar sering terlambat sekolah. Kepala Desa Sarintonu Tarigan mengatakan kepada SIRA menyebutkan, kerusakan jalan Kuta Tengah, Namo Buah kurang lebih 3 Km jarak tempuh rusaknya sudah cukup parah,dan saat itu wartawan SIRA sempat mengabdikan kameranya dijalan yang rusak itu. 
 Disamping itu juga ada jalan yang masih dalam pengerasan,dan sudah sepantasnya jalan tersebut juga diaspal karena sudah lama pengerasan dilakukan,dan itulah pantauan SIRA kedaerah itu dan sekalian melewati jalan tersebut dengan susah payah berhubung karena ada lobang besar di ujung jembatan dan kebetulan juga berjumpa dengan Sekdes Pak Ginting kelihatan dalam gambar sekalian menunjuk kerusakan jalan itu. Masyarakat Sarintonu, Nomo Buah, Pertubungen mengharapkan kepada pihak Pemkab Dairi dan Instansi terkait dapat memperbaiki jalan tersebut,dan tidak ada alasan Pemkab tidak tahu keadaan ini,karena sudah pernah mengadakan kunjungan kerja kedaerah ini,hanya nuranilah berbicara,atau mau memperhatikan sekalian merealisasikan dan mengemplementasikan atas keluhan warga itu. 
Hal ini kami minta atas perbaikan jalan ini ada fakta yang menguntungkan,baik masyarakat maupun pihak pemerintah,dimana daerah itu adalah penghasilan pertanian dari warga berlimpah ruah,seperti penghasil jagung yang paling banyak,serta hasil pertanian lainnya ujar Sekdes Ginting dan Batu Tarigan Kepada SIRA Kami sangat menyayangkan sekali kurang perhatian pemerintah kedaerah ini,padahal pejabat yang berhasil daridaerah ini banyak yang berhasil,baik itu bai ditingkat Kabupaten, propinsi, bahkan dipusatpun ada yaitu Menteri pun ada ujar mereka dengan harapan dapat memperhatikan secara serius.(BB)
Keterangan foto :Sekdes Ginting kelihatan sedang menunjuk jalan yang rusak.(Foto dok.SIRA/Basri Bako)